Sri Mulyono : Siap Sukseskan dan Tingkatkan Produktifitas Petani Dengan Pertanian Sistem Organik

POPULERNEWS.COM Jateng – Caleg No. Urut 2. DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Nasdem H. Sri Mulyono, bertekad untuk bisa membawa para petani di Dapil Jateng II (Kab. Kendal, Kab. Salatiga, Kab. Semarang) untuk dapat meningkatkan produktifitas, dan menaikkan kualitas pertanian, melalui sistem organik.

Dihubungi terpisah, Sri Mulyono juga menjelaskan tujuan dari pertanian organic ini adalah untuk menjadikan petani lebih meningkat produktifitasnya, hasil pertanian lebih meningkat kualitasnya, sehingga dengan peningkatan produktifitas tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga : Presiden Jokowi Bagikan 1300 Sertifikat Tanah Dalam Kunjungan Kerjanya Di Lampung Tengah

Baca juga : Didi Apriadi : Caleg PPP Dapil Sumsel 1, Percaya 01 Indonesia Maju, 10 Indonesia Berkah

Baca juga : Deklarasi : Pengusaha Tempe Tahu Se-Kalimantan Siap Menangkan Pasangan 01 Jokowi Ma’ruf Amin

Masih menurut Sri Mulyono, sistem organik sangat dibutuhkan bagi masyarakat saat ini, disamping untuk memulihkan kondisi tanah dari penggunaan festisida dan pupuk-pupuk kimia selama ini, yang secara fakta sistem kimia dan festisidan saat ini telah menurunkan kualitas tanah pertanian kita.

Contoh Himbauan Dalam Banner Sri Mulyono

Contoh Himbauan Dalam Banner Sri Mulyono

“Secara teknisnya begini, cara bertani sekarang yang banyak menggunakan pupuk kimia, itu secara tidak langsung, atau perlahan akan merusak tanah” oleh sebab itu perlu perlakuan organic, sehingga tanah akan kembali memiliki kualitas unsure hara dan lainya yang sesuai. terang Sri Mulyono.

Saat ini, menurut Sri Mulyono, di Salatiga contohnya, para petani banyak yang telah berpindah cara, dari sistem yang pertanian yang banyak menggunakan festisida dan pupuk kimia, ke sistem pertanian organic yang tentu akan lebih baik nantinya.

Sri Mulyono memiliki perhatian khusus untuk sistem pertanian organic di Jateng ini, disamping sebagai sebuah upaya yang sehat dan baik dalam menghasilkan produk pertanian, namun perlu juga sinergitas, dalam pengelolaan hasil pertanian yang lebih baik, sehingga sistem pertanian organik yang cenderung saat ini masih belum maksimal, akan menjadi maksimal di seluruh aspek pendukung nya.

Baca juga : Bersama USSEC dan FTI, FKDB Dorong Pengrajin Tempe Tahu Tingkatkan Kwalitas Hasil Produksi

Baca juga : Mentri SBY Luncurkan Jokorner App Untuk Kemenangan Jokowi Ma’ruf Amin

Untuk itu Sri Mulyono menyampaikan konsen dan perhatian khususnya dalam bidang ini, dan keyakinannya bahwa, sistem pertanian organik yang telah ada di jateng, seperti petani Qoriyah Toyibah, akan menjadi lebih diminati petani-petani lainya di Jateng khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Memang saat ini, hasil produksi pertanian organik masih terkendala dalam pemasaran secara luas, karena baru kelas sosial menengah ke atas yang menjadi pangsa pasarnya”. Namun Sri Mulyono meyakini, dengan sinergitas berbagai pihak dan dukungan tekhnologi akan memudahkan pemasaran secara luas, sehingga kesejahteraan petani dapat terwujud. Tutup Sri Mulyono. (nira/pnc).

 

Editor : Pramono

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply