Mularis Djahri Tanggapi Positif Soal Gelar Adat Yang Diterima Jokowi

 

POPULERNEWS.COM Palembang – Acara yang digelar di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, dalam Penganugerahan gelar adat kepada Pak Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi, Minggu (25/11), disambut antusias warga Sumsel.

Gelar “Raja Balak Mangku Negara” yang diterima Pak Jokowi ini, memiliki arti sebagai Raja Agung yang memegang kekuasan NKRI.

Ketua umum Komering Bersatu (Kombes) Mularis Djahri, yang merupakan tokoh sekaligus pengusaha sukses Sumsel, menyampaikan, pemberian gelar Raja Balak Mangku Negara kepada Pak Jokowi sudah melalui proses dan ritual adat yang dilakukan oleh para tetua adat Komering. Terangnya.

Baca juga : Mularis Djahri Sampaikan Pesan Untuk Masyarakat Dan Politisi, Pada Acara Ngopi Bareng Kiay MD

Baca juga : Gelar Rapat Perdana, JMC Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin Di 12 Kota

Pemberian gelar oleh masyarakat Sumsel, khususnya suku Komering, itu adalah hal yang wajar, karena Jokowi selaku Presiden RI, berhasil dalam membangun NKRI yang sangat dirasakan oleh masyarakat Sumsel, khusunya dibidang pembangunan infrastruktur. Jelas Mularis.

Ketum Kombes Saat Persiapan Menghadiri Acara Pemberian Gelar Adat Pak Jokowi

Ketum Kombes Saat Persiapan Menghadiri Acara Pemberian Gelar Adat Pak Jokowi

“Khusus pembangunan infrastruktur, yang tadinya untuk ke daerah Komering ditempuh sampai 5 jam, sekarang cukup 3 jam, dan tidak ada hambatan”. Ditambah lagi jembatan Musi 3 dan Musi 4 yang tadinya membelah palembang Ulu dan Ilir, sekarang sudah tersambung.

Karena itulah masyarakat Sumsel khususnya Komeringa memberikan adok atau jajuluk atau gelar “Raja Balak Mangku Negara”. Mularis menjelaskan.

Masih menurut Mularis, jadi masyarakat Sumsel sepakat untuk meminta, dan memilih lagi Jokowi, sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Menurut pandangan saya “wajar kalau Jokowi menang di Sumsel dengan prosentase di atas 60 persen. Terkecuali yang gak lewat jalan Tol, dan gak lewat Jembatan Musi 3, dan Musi 4, yang gak milih Jokowi, dan tapi mereka memilih H. Ma’ruf Amin”. demikian menurut Mularis saat dihubungi melalui Wa.

Mularis Djahri (kemeja putih) Ketum Kombes

Mularis Djahri (kemeja putih) Ketum Kombes

“Silahkan lewat jalan Tol dan Jembatan Musi yang milih Jokowi dan yang milih H Ma’ruf Amin juga gak apa kalau mau lewat”. salam yaa dari MD dan gak boleh marah yaa, karena kita adalah saudara”. Statement Mularis.

Sebagai informasi; gelar ini diberikan oleh Pemangku Adat Majelis Tinggi Komering Sumsel, yaitu H. Romli, dan menurut H. Romli, arti gelar yang disematkan orang nomor satu di Republik ini, adalah; “Raja Balak Mangku Negara” berarti Raja Agung yang memegang kekuasaan tertinggi Negara Republik Indonesia. Sementara Ratu Indoman yang diterima Ibu Iriana Jokowi artinya Ibunda yang memberikan perlindungan kepada masyarakat dan pengayom rakyat yang tidak lepas dari sopan santun,” penjelasan H. Romli yang dikutip dari salah satu media. (pram/pnc).

Editor : Sri P

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply