Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Sulsel, Siap Bersinergi Dengan SNCI

 

POPULERNEWS.COM Jakarta – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI siap bersinergi dengan SNCI (Sinergi Nawacita Indonesia). 26 Nopember 2018.

Ketua umum Sinergi Nawacita Indonesia (SNCI), Dr.RM. Suryo Atmanto MBA.MRE. menerima sejumlah Kepala Desa yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, yang tergabung pada Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), dengan ketua Sri Rahayu Usmi atau yang akrab di sapa ibu Ayu.

Lanjut Suryo, Sri Rahayu Usmi atau ibu Ayu ini berasal dari Bone Sulawesi Selatan. Adapun pertemuan tersebut bertajuk silaturahmi antara para Kepala Desa yang tergabung dalam APDESI dengan SNCI, sekaligus melakukan konsolidasi dan sinergi visi dan misi, dalam tata kelola terwujudnya pemerintah desa dan masyarakat desa yang maju, adil , sejahtera, professional, dan demokratis, yang dapat menjadi penopang dan tulang punggung tercapainya tujuan Nasional, yaitu tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat  Indonesia, yang mana merupakan cita-cita luhur NAWACITA Indonesia.

Baca juga : Program Kedaulatan Pangan Koper Jomin Dan SNCI, Kepakkan Sayap Di Utara Jawa

Baca juga : Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) dan Sinergi Nawacita Indonesia (SNCI) Kerjasama Tangani Sungai Ciliwung

Rombongan APDESI yang mewakili anggotanya, yang berjumlah 2555 orang Kepala Desa se-Sulawesi Selatan tersebut, sengaja datang ke kantor pusat SNCI yang beralamat di jalan Radio Empat, Nomer 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada tanggal 26 November 2018, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan, guna bersinergi mengatasi permasalahan yang ada, serta memajukan masyarakat desa, khususnya di Sulawesi Selatan.

WhatsApp IKetum SNCI Saat Menerima Kunjungan APDESI Sulsel

WhatsApp IKetum SNCI Saat Menerima Kunjungan APDESI Sulsel

Dalam penjelasannya Sri Rahayu Usmi menyampaikan, silaturahmi dengan SNCI dibangun karena SNCI dipandang akan mampu memberikan pengayoman, serta bimbingan dan arahan terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Kepala Desa dan jajaran perangkat Pemerintahan Desa.

Dalam kesempatan tersebut Sri Rahayu Usmi menjelaskan kembali, posisi APDESI adalah organisasi profesi berbentuk kesatuan, dengan ruang lingkup nasional, berdaulat, dan mandiri, atas dasar kesamaan kegiatan, profesi di bidang pemerintah desa, serta pembangunan pedesaan.

APDESI beranggotakan Kepala Desa dan Perangkat Desa, baik yang aktif, maupun yang Purna Bakti, dan ingin memperjuangkan kemakmuran dan kesejahteraan pemerintah dan masyarakat desa. Terangnya.

Sementara itu ketua SNCI Suryo Atmanto, menanggapi positif pertemuan silaturahmi tersebut dan akan segera mengambil langkah-langkah untuk dapat menjembatani serta memberikan berbagai solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi di Sulawesi Selatan.

Menurut Suryo Atmanto, SNCI akan terus membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berkaitan dengan visi dan misi APDESI yang selaras dengan visi dan Misi SNCI,

lebih jauh Suryo Atmanto menandaskan bahwa tercapainya kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran masyarakat, merupakan hasil akhir yang mau dituju oleh SNCI, maka dengan demikian ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk yang tergabung dalam APDESI sebagai ujung tombak pembangunan di Indonesia.

Koper Jomin Ekspose

Koper Jomin Ekspose

Untuk itu kita akan membahas hal-hal krusial, dan paling prioritas, dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang ada di masyarakat dan pedesaan. Kami juga membahas berbagai hal seperti mekanisme dana desa, pertanian & perkebunan, dan beberapa usaha mikro yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani. demikian Suryo Atmanto menjelaskan.

Suryo Atmanto menjelaskan, SNCI mempunyai dewan pakar yang terdiri dari para profesional, kalangan akademis dan pengusaha tingkat nasional, yang mempunyai keahlian spesifik, yang dapat di sinergikan dengan Apdesi.

Sebagai satu contoh; untuk beberapa hal yang terkait dengan desa-desa yang mempunyai pantai, akan kita berikan arahan untuk menambah produktifitas garam di wilayahnya. Dalam hal ini SNCI sudah menyiapkan Anwar Kurniawan, sebagai pakar Garam dari SNCI.

Pada kesempatan tersebut Anwar Kurniawan memberikan presentasi singkat tentang teknologi garam terbaru yang dapat menghasilkan garam dengan kualitas prima, lebih dari 3 kali lipat setiap panen, dan dapat di produksi sepanjang tahun.

Produksi garam tradisional hanya berproduksi selama musim kemarau saja. Kunjungan Apdesi ke kantor SNCI, dilanjutkan dengan kolaborasi, pembahasan-pembahasan yang lebih mendetail, dan kerja nyata implementasi.

Di Sulsel pada akhir bulan Desember, direncanakan ada launching beberapa program unggulan Apdesi Sulsel yang unik, bersama dengan SNCI, mudah-mudahan niatan ini dapat berlangsung sesuai rencana. Tutup Suryo Atmanto. (tri/pnc).

 

Editor : Pramono

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply