FKDB Aktifkan Diri Dalam Giat Pembinaan Ormas

Aa Zaki tiada henti membina dan mengarahkan Forum Komunikasi Doa Bangsa untuk terus Aktif dalam setiap kegiatan ormas, terkhusus kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol, karena peranan Kesbangpol bagi para pegiat perkumpulan massa dirasakan penting sebagai bentuk kehadiran negara dalam setiap kegiatan pembangunan.

Dalam upaya melaksanakan amanah Undang-Undang khususnya UU No.17 tahun 2013, tentang Ormas, akhir-akhir ini, Kesbangpol Provinsi Jawa Barat giat menyelenggarakan kegiatan pembinaan melalui seminar atau semacamnya di beberapa wilayah, antara lain di Bogor dan Purwakarta.

FKDB memenuhi undangan Kesbangpol kab. Sukabumi untuk menghadiri acara di Bogor. Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan amanat UU dengan maksud merawat kebudayaan lokal.

selama pelaksanaan peserta diingatkan agar selalu merawat dan mempertahankan budaya (sunda) sebagai jati diri bangsa ditengah-tengah kemajuan zaman yang tak mungkin bisa dibendung.

Dalam hal ini budaya lokal diposisikan sebagai perekat kebudayaan nasional sebagaimana sejarah lahirnya nusantara.

Penguatan Pemahaman Kearifan Budaya Lokal di Jawa Barat Tahun 2018 merupakan nama acara di Bogor, bertemakan “merawat tradisi mengukuhkan jati diri” dihadiri oleh para Budayawan, pegiat padepokan, pegiat budaya lokal, guru seni budaya dari 12 kokab jabar. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal

28 s.d 29 Agustus 2018 di Saung Dolken Bogor. 

FKDB melalui para delegasinya antara lain, Nanda Perdana (Kepala SMK Doa Bangsa), dan Hendi Suhendi (praktisi pendidikan Doa Bangsa), bersemangat untuk merespon pesan yang terkandung dalam acara Pemajuan Kebudayaan ini.

FKDB pun mendapat amanah untuk tidak melewatkan pembinaan Bakesbangpol provinsi Jawa Barat, yang diselenggarakan di pemda kabupaten Purwakarta dalam acara Peningkatan nilai nilai wawasan kebangsaan melalui kohesi budaya lokal Jawa Barat, tanggal 31 Agustus 2018. Perwakilan dari FKDB, Entus Wahidin A.Q. (Sekjen FKDB), menyimak dan merespon positif kegiatan kegiatan seperti ini. Isi dari acara Pemajuan Kebudayaan ini, memperkuat terlaksananya program program kebudayaan yang akan dijalankan dalam pendidikan Doa Bangsa ini sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Aa Zaki selaku ketua dan pembina dari Lembaga Doa Bangsa ini, mengingat sebaran pendidikan Doa Bangsa di beberapa wilayah yang saat ini terdiri dari 23 lembaga pendidikan.

Aa Zaki berikut para praktisi Pendidikan Doa Bangsa sebagai binaannya, berkomitmen untuk melestarikan kebudayaan lokal Indonesia ini sebagai upaya pertahanan non militer, terlebih kebudayaan itu sendiri dalam arti luas memiliki makna sebagai hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia sehingga meliputi Pandangan dan Sikap hidup Manusia. Semoga mimbar pendidikan Indonesia mampu melahirkan Budaya Bangsa yang membuat menentunya jati diri bangsa. 

Aa Zaki mengingatkan, Bangsa yang Maju adalah bangsa yang jelas budayanya, jelas jati dirinya. Beliau juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak bakesbangpol khususnya Kabupaten Sukabumi yang mendorong FKDB untuk lebih maju lagi dan eksis.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply