Tempe A-Zaki Tingkatkan Produksi dan Kwalitas Namun Harga Tetap Terjangkau

 

POPULERNEWS.COM Jakarta – Tempe A-Zaki yang diproduksi oleh perusahaan berskala home industri dibawah binaan FKDB (Forum Komunikasi Doa Bangsa), kini telah hadir dibeberapa kota atau pasar-pasar di Provinsi di Indonesia.

Penyebaran tempe A-Zaki ini tak lepas dari pembinaan yang dilakukan oleh tim ekonomi FKDB yang khusus menangani permasalah produksi tempe, sekaligus pendistribusiannya.

Ketua umum FKDB dan pembina YPPDB, H Ayep Zaki atau yang akrab disapa Aa. Zaki menyampaikan bahwa devisi ekonomi FKDB yang khusus membidangi produksi dan distribusi tempe A-Zaki, memang secara khusus berada dibawah pengawasannya secara langsung.

baca juga : Publikasi Program Kedaulatan Pangan Bagian Ke-5

baca juga : Koper Jomin Laksanakan Nawacita Golden Gate Sebagai Lanjutan Nawacita Jilid 1, Bersama Petani Sukabumi

Hal ini dilakukan demi percepatan dan jaminan kualitas tempe yang di produksi, dan dipasarkan langsung, ke berbagai pasar di pelosok Nusantara.

Dengan produksi tempe saat ini yang hampir mencapai total produksi 21 ton kedelai perhari, merupakan jumlah produksi tempe terbesar di Indonesia, untuk skala home industri.

fkdb ekpose

fkdb ekpose

Adapun tempe A-Zaki yang dipasarkan memiliki ukuran 400gr, dengan harga dipasok ke pedagang pada kisaran Rp 4.000 s.d  Rp 4.300, harga eceran ke konsumen Rp 5.000 per pcs nya.

Menurut H.Ayep Zaki, saat ini penyebaran produksi dan pemasaran tempe A-Zaki, kini sudah tersedia di daerah pulau Sumatera dan Kalimantan, diantaranya: Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru, Padang, Duri, Banda Aceh, dan Palangkaraya.

Lebih lanjut Aa Zaki memaparkan bahwa dengan ditingkatkannya produksi tempe A-Zaki di beberapa daerah, ini bukan saja dalam rangka menjawab kebutuhan tempe berkualitas baik, yang merupakan salah satu sumber protein keluarga Indonesia, tetapi juga dalam rangka membantu Pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan pendapatan keluarga pengrajin tempe di Indonesia. terang Aa. Zaki.

Dengan kerjasama antara USSEC (United States Soybean Exportir Council) dari Amerika, sebagai produsen kacang kedelai, FKDB juga berkerja sama dengan berbagai lembaga yang bergerak di sektor produksi tempe, seperti FTI atau Forum Tempe Indonesia.

Kami akan terus melakukan terobosan dalam memproduksi tempe, dengan membuka pabrik yang baru di daerah atau Provinsi lain, di Indonesia, seperti di Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua, dan daerah lain. terang Aa. Zaki.

Hal ini penting dilakukan, mengingat pentingnya ketersediaan bahan pangan tempe bagi masyarakat. FKDB akan terus melakukan pembinaan dan pengembangan serta pengawasan produksi tempe A-Zaki, agar bisa memenuhi kebutuhan tempe, bagi masyarakat. tutup Aa. Zaki. (bag.mediaFKDB).

 

Editor : Pramono

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply