Koper Jomin Dengan Program Ketahanan Dan Kedaulatan Pangan, Mendukung Jokowi Dengan Terus Bergerak Di Seluruh Wilayah Indonesia

 

POPULERNEWS.COM Buru – Komunitas penggerak ekonomi rakyat Jokowi Ma’ruf Amin (Koper Jomin), Himpunan Pengusaha Nahdiyin (HPN), dan Sinergi Nawacita Indonesia (SNCI) kembali melakukan konsolidasi dengan berbagai daerah di pelosok Nusantara.

Kabupaten Buru Provinsi Maluku adalah tempat yang menjadi pijakan Koper Jomin, HPN dan SNCI kali ini, dengan tetap memprioritaskan target dan program ketahanan dan kedaulatan pangan.

Seperti halnya di provinsi lainnya di Indonesia, Koper Jomin dalam mensosialisasikan programnya, selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.

Baca juga : Ayep Zaki Sampaikan Pentingnya Kedaulatan dan ketahanan  Pangan Pada MKNU I Di Kuningan Jawa Barat

Baca juga : Koper Jomin Hadiri Undangan Tim Relawan Nasional (TRN), Satukan Tekad Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

Ketua umum Koper Jomin H Ayep Zaki dalam pertemuannya dengan kepala dinas Pertanian Kabupaten Buru Maluku, Temok Taryadi SP, di Kabupaten Buru, segera membahas Rancang  Bangun olah ketahanan dan kedaulatan pangan, serta persiapan MoU di Kabupaten Buru Maluku. Pada pertemuan tersebut selain dari pihak Koper Jomin, hadir ketua HPN Jabar Drs. H. Asep Syaripudin, M.Si.

Panen Raya Kab. Buru Maluku

Panen Raya Kab. Buru Maluku

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Temok Taryadi menyampaikan rasa optimisnya terhadap program yang digagas oleh Koper Jomin, HPN dan SNCI, penilaian ini bisa saya sampaikan setelah melihat hasil panen dari berbagai demplot pertanian yang dilakukan oleh FKDB dan Bursa Tani pada 38,5 ha lahan petani, yang rata-rata mengalami peningkatan hasil panen sebesar 57,93% dari 29 petani, yang masing-masing tersebar di 3 Kecamatan.

Masih menurut Temok Taryadi, potensi Kabupaten Buru, sangatlah potensial untuk peningkatan dan pengembangan pertanian khusunya untuk tanaman padi. Di Kabupaten Buru ini, ada 6000 ha lahan produktif, dan 3000 ha lahan yang siap dikembangkan lagi, sehingga total yang akan segera digarap seluas 9000 ha. terang Taryadi.

fkdb ekpose

fkdb ekpose

Sementara itu ketua umum Koper Jomin H Ayep Zaki memaparkan keyakinannya, bahwa penerapan teknologi nutrisi esensial Saputra yang telah dirasakan manfaatnya oleh para petani, tentu merupakan satu momentum yang baik, untuk segera dirasakan pula oleh petani di seluruh Indonesia.

Untuk itu Koper Jomin, HPN, dan SNCI, tidak akan berhenti mensosialisasikan dan memberikan pembekalan, dan pembinaan kepada para petani, guna meningkatkan kualitas dan pendapatan para petani, sehingga dengan demikian kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran ekonomi, di bumi Pancasila bukan lagi cerita menjelang tidur. Tegasnya.

Zaki menegaskan, kita perlu bersama-sama, membantu pemerintah untuk berperan aktif mewujudkan segala program pembangunan, terutama sekali program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas, seperti halnya membantu pemerintah dalam tata kelola pertanian.

Kehadiran Koper Jomin, HPN, dan SNCI, bukan untuk kepentingan atau kampanye menjelang pemilu saja, akan tetapi terus berlanjut sampai masyarakat benar-benar mampu memenuhi segala kebutuhan, baik itu kebutuhan pangan, sandang dan papan. Tutup Zaki. (sri/pnc)

 

Editor : Tri W

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply