FKDB Bursatani dan Pemda Sukabumi Siap Realisasikan Demplot Seluas 500 Hektar Di Tiga Kecamatan.

Photo by : FKDB ( istimewa )

 

POPULERNEWS.COM Jakarta- Spirit membangun negeri tercinta rupanya telah terpatri pada para penyuluh pertanian di jajaran FKDB Bursatani. Seakan tak lekang oleh panas tak lapuk oleh hujan, semangat para penyuluh pertanian yang menerapkan teknologi nutrisi esensial yang berbasis organic, terus menerus di dengungkan oleh mereka di seluruh pelosok tanah air.

Setelah sukses saat panen raya di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku dan penandatanganan MOU kerjasama dengan Pemda Kabupaten Solok Sumatera Barat untuk pendampingan di 14 Kecamatan, kini FKDB Bursatani bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan upaya merealisasikan hasil-hasil pertemuan sebelumnya, di lokasi seluas 500 hektar, di tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Ciracap, Kecamatan Waluran, dan Kecamatan Ciemas.

Baca juga : Kepala BPPPK Kabupaten Solok Sumatera Barat dan FKDB Bursatani Tinjau Demplot Pertanian di Kecamatan Payung Sekaki

Baca juga : Dibawah Pimpinan Ayep Zaki, Berbagai Prestasi dan Bukti Nyata Mengiringi FKDB Bursatani

Baca juga : FKDB Bursatani Sosialisasikan Teknologi Esensial Saputra Guna Kedaulatan Pangan Di Bumi Pancasila

Terhadap langkah-langkah kongkrit itu, ketua umum FKDB sekaligus pembina YPPDB,  H.Ayep Zaki, menyampaikan terimakasihnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada  Bupati Kabupaten Sukabumi Bpk. Drs.H. Marwan Hamami, MM. beserta seluruh staf dan jajaran Pemda Kabupaten Sukabumi, yang telah memberikan kesempatan kepada FKFB Bursatani untuk menggelar audiensi pada pertengahan bulan September 2018 yang lalu.

Hal tersebut yang ditandai dengan tindak lanjutnya, untuk melakukan demonstration plot (demplot) pertanian di berbagai Kecamatan. H.Ayep Zaki atau yang akrab disapa Aa Zaki menerangkan bahwa, terhadap hasil-hasil demplot pertanian di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh FKDB Bursatani dan Pemda Kabupaten, akan segera disampaikan kepada deputi terkait dan staf kepresidenan Republik Indonesia, beserta jajarannya.

Ketum FKDB H.Ayep Zaki

Ketum FKDB H.Ayep Zaki

Lebih lanjut Aa Zaki menegaskan bahwa dengan penerapan teknologi nutrisi esensial ini, mudah-mudahan dalam jangka waktu tidak sampai 3 tahun, swa-sembada pangan dapat tercapai khususnya di Sukabumi Jawa Barat dan umumnya di seluruh pelosok Nusantara yang benar-benar mengaplikasikan teknologi nutrisi esensial ini.

Ketua DPD FKDB Jawa Barat yang sekaligus ketua tim  penyuluh pertanian FKDB Bursatani, Zaenal Muttaqin memberikan penjelasan bahwa, menindak lanjuti hasil pertemuan audiensi pada tanggal 19 September 2018 dan pertemuan dengan UPTD pada tanggal 2 Oktober 2018, maka  pertemuan dengan UPTD Kecamatan Ciemas pada tanggal 17 Oktober 2018, menghasilkan beberapa point penting yang akan segera dilaksanakan.

Adapun point-point tersebut adalah :

  1. Pelaksanaan demplot di Kecamatan Ciemas dengan 3 SOP; organik, semi organik, dan umum.
  2. Dilakukan penanaman secara serempak menggunakan teknologi saputra, di seluruh Kecamatan Ciemas, Kecamatan Waluran dan Kecamatan Ciracap dengan target luas areal 500 Ha. dengan anggaran biaya kerjasama dengan koperasi.

Lebih lanjut Zaenal Muttaqin menyampaikan, keyakinannya dengan melihat hasil-hasil demplot di berbagai daerah yang rata-rata kenaikannya sangat signifikan yaitu di atas 42%, bahkan ada yang di atas 60%.

Hal ini membuktikan betapa handalnya penerapan teknologi nutrisi esensial ini, terangnya. Maka harapan ketua umum FKDB dan pembina YPPDB H.Ayep Zaki akan tercapainya ketahanan dan kedaulatan pangan dapat segera dicapai, sebagaimana harapan dari seluruh elemen bangsa di Republik ini. (mediaFKDB)

 

Editor : Pramono

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply