Ekspose Kerja Nyata Ayep Zaki Bersama FKDB Bursatani, Menuju Kedaulatan Pangan Bangsa

Ketum FKDB H.Ayep Zaki

 

POPULERNEWS.COM Jakarta- Berikut adalah pemaparan dan sekaligus ekspose terbuka terhadap hasil kerja nyata Ayep Zaki & FKDB Bursatani di beberapa wilayah. Publikasi ini merupakan kerjasama FKDB Bursatani dan populernews.com dalam menciptakan nilai utama dan berimbang, sebagaimana slogan populernews.com.

Sebagai media/alat untuk menjalankan program kedaulatan pangan ini, saya telah membentuk satu organisasi, yaitu FKDB. FKDB adalah singkatan dari Forum Komunikasi Doa Bangsa yang merupakan kelompok masyarakat yang saya bina selama ini, yaitu sebuah forum yang mengkomunikasikan satuan-satuan unit usaha yang mengusung Doa Bangsa Indonesia yang telah terpatri dalam preambule Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945  sebagai konsensus nasional dalam hal harapan bersama bangsa Indonesia.

Inti pembukaan UUD 45 adalah bahwa Bangsa Indonesia ini negative kepada Penjajahan dengan segala bentuknya dan sekaligus menyatakan positif hidup dengan PANCASILA.

Baca juga :Dibawah Pimpinan Ayep Zaki, Berbagai Prestasi dan Bukti Nyata Mengiringi FKDB Bursatani

Baca juga : Buktikan 35%-42% Peningkatan Hasil Panen, FKDB Siap Tuntaskan Masalah Swa-Sembada Pangan Nasional

Baca juga : Kepala BPPPK Kabupaten Solok Sumatera Barat dan FKDB Bursatani Tinjau Demplot Pertanian di Kecamatan Payung Sekaki

Jadi, FKDB memiliki tujuan yang sudah terintegrasi dengan tujuan pembangunan nasional. Dimana unsur FKDB, terkait dengan Dwi Program Utamanya, terdiri dari para pengusaha mikro, kecil, dan menengah yang peduli nasib pendidikan generasi bangsa.

FKDB – Bursatani merupakan salah satu kelompok masyarakat yang tergabung dalam FKDB yang saya bentuk untuk secara langsung melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada petani, juga melakukan audiensi kepada instansi-instansi pemerintah di berbagai wilayah.

Penyuluhan dan pembinaan yang telah, sedang, dan akan saya lakukan ini secara bertahap dilakukan kepada petani secara langsung melalui aktivitas demonstation plot (demplot). Padi merupakan salah satu komoditas yang menjadi fokus objek saya untuk dilakukannya demplot di berbagai wilayah.

Beberapa demplot yang sudah dilakukan pada komoditas padi, telah menunjukkan hasil yang positif yang ditandai dengan meningkatnya produksi hasil padi itu sendiri.

Berikut merupakan record data hasil demplot yang telah dikerjakan:

dokumen photo tabel 1

dokumen photo tabel 1

NO

NAMA PETANI

CONTACT PERSON

WILAYAH

AREA DEMPLOT

HASIL DEMPLOT

1

Samsidin

081563136450

Kec. Ciracap, Sukabumi

1 ha

Naik 57,5%

2

Dadun

085720927899

Kec. Cibadak, Sukabumi

0,42 ha

Naik 43,58%

3

Engkud

085871428826

Kec. Cikakak, Sukabumi

0,4 ha

Naik 42,55%

4

Iib

Kec. Cicantayan, Sukabumi

0,15 ha

Naik 34, 81%

5

Abud

Kec. Cicantayan, Sukabumi

0,15 ha

Naik 20%

6

Opar

Kec. Cicantayan, Sukabumi

0,2 ha

Naik 16,67%

7

Suatma

085781828742

Kec. Banjarsari, Lebak

0,24 ha

Naik 38,46%

8

Sartani

Kec. Cikeusik, Pandeglang

0,24 ha

Naik 68,89%

Tabel1 – Record data hasil demplot pada komoditas padi

Di Provinsi Jawa Barat, kami telah melakukan demplot padi di beberapa wilayah,  diantaranya adalah Bpk. Samsidin seorang petani padi yang berdomisili di Kampung Hegarmanah, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, telah menggunakan teknologi nutrisi esensial dan merasakan peningkatan produksi hasil panen yang sangat memuaskan.

Kenaikan 2,3 ton dalam 1 ha lahan miliknya, merupakan pencapaian yang sangat luar biasa, berikut data hasil demplot di lahan milik Bpk. Samsidin:

 

NO

ITEM PERBANDINGAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Varietas

Mekongga

Mekongga

2

Luas lahan

1 ha

1 ha

2

Hasilpanen

4.000 kg

6.300 kg

↑~ 57,5 %

3

Rendemen

50 – 55%

58 – 60%

Tabel 2 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di lahan milik Bpk. Samsidin

Masih di wilayah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yaitu di Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Bpk. Dadun juga merasakan peningkatan produksi hasil panen padi dengan penerapan teknologi nutrisi esensial ini. Tanaman padi pada lahan milik Bpk. Dadun meningkat sebesar 43% setelah menggunakan teknologi nutrisi esensial.

 

NO

ITEM PERBANDINGAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Varietas

Ciherang

Ciherang

2

Luas lahan

0,42 ha

0,42 ha

3

Hasilpanen

1.200 kg

1.723 kg

↑~ 43,58 %

Tabel 3 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di lahan milik Bpk. Dadun

Kenaikan hasil produksi padi juga dirasakan oleh Bpk. Engkud, petani yang berdomisili di Kampung Margaluyu Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, kenaikan hasil produksi sekitar 40% setelah menggunakan teknologi nutrisi esensial.

 

NO

ITEM PERBANDINGAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Varietas

Ciherang

Ciherang

2

Luas lahan

0,4 ha

0,4 ha

3

Hasilpanen

2.000 kg

2.851 kg

↑~ 42,55 %

Tabel 4 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di lahan milik Bpk. Engkud

Hasil serupa juga dirasakan oleh beberapa petani di Kampung Bantar Karet, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Demplot dilakukan pada 3 petani yang berbeda dengan menggunakan varietas yang sama, yaitu padi ciherang dengan luas lahan yang berbeda.

Walaupun produksi padi yang dihasilkan variatif, namun semuanya mengalami kenaikan yang cukup memuaskan, dan tentunya hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan petani tersebut.

dokumen photo tabel 5

dokumen photo tabel 5

NO

NAMA PETANI

VARIETAS

LUAS LAHAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Iib

Ciherang

0,25 ha

675 kg

910 kg

↑ ~ 34,81 %

2

Abud

Ciherang

0,15 ha

880 kg

1.056 kg

↑ ~ 20 %

3

Opar

Ciherang

0,2 ha

750 kg

875 kg

↑ ~ 16,67 %

Tabel 5 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di Kp. Bantar Karet, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Selain wilayah Jawa Barat, kami juga melakukan aktivitas demplot di wilayah Banten. Bpk. H. Suatma merupakan salah satu petani padi di Kampung Kerta, Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak Banten, merasakan hal serupa seperti yang dirasakan oleh petani padi di Kabupaten Sukabumi.

Hasil yang memuaskan juga dirasakan oleh Bpk. H. Suatma setelah menggunakan teknologi nutrisi esensial, hal ini ditandai dengan meningkatnya hasil panen sebesar 38,46% dari sebelumnya.

 

NO

ITEM PERBANDINGAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Variestas

P-10

P-10

2

Luas lahan

0,24 ha

0,24 ha

3

Hasilpanen

1.300 kg

1.800 kg

↑ ~ 38,46 %

Tabel 6 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di lahan milik Bpk. H. Suatma

Selain Bpk. H. Suatma, Bpk. Sartani yang beralamatkan di Kampung Cikareo, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang Banten, juga mencoba untuk menggunakan teknologi nutrisi esensial yang disosialisasikan oleh tim penyuluh pertanian yang saya bentuk. Hasil yang didapat setelah menggunakan teknologi nutrisi esensial juga sangat memuaskan, yaitu meningkat sebesar 68%.

 

NO

ITEM PERBANDINGAN

PENGGUNAAN TEKNOLOGI NUTRISI ESENSIAL

SEBELUM

SESUDAH

1

Varietas

Pandan Wangi

Pandan Wangi

2

Luas lahan

0,24 ha

0,24 ha

3

Hasilpanen

620 kg

1.045 kg

↑~ 68,64 %

Tabel 7 – Perbandingan hasil produksi penggunaan teknologi nutrisi esensial di lahan milik Bpk. Sartani

Data yang saya paparkan merupakan satu bukti kerja nyata saya beserta kawan-kawan FKDB Bursatani, dan ini menunjukkan hasil yang positif, dengan rata-rata  tingkat kenaikan hasil produksi sebesar 40,31% dan tentunya angka ini merupakan hasil yang melebihi ekspektasi saya, karena saya menargetkan rata-rata peningkatan untuk padi yaitu sekitar 25%-35%.

Dengan data seperti ini, saya sangat optimis, jika hal ini dikerjakan secara massive dan didukung oleh pemerintah, maka kesejahteraan dan kemakmuran akan segera terwujud di Bumi Pancasila yang kita cintai ini.

Semoga sekelumit coretan pena ini bisa sampai kepada Bpk. Jokowi yang memiliki gagasan pembangunan yang berkeadilan, ekonomi yang berkeadilan, dan saya H. Ayep Zaki sangat berharap dapat mendiskusikan program kedaulatan pangan ini secara langsung di hadapan Bpk. Jokowi.

Program kedaulatan pangan yang saya inisiasi ini bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi/kelompok, namun akan saya dedikasikan untuk seluruh bangsa Indonesia. (adv.by.Ayep Zaki)

 

Editor : Pramono

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply